08/03/16

Benarkah Bedak Johnson & Johnson Itu Berbahaya ?

Tags

Benarkah Bedak Johnson & Johnson Itu Berbahaya ?

Benarkah Bedak Johnson & Johnson Itu Berbahaya ?
Jhonson & Jhonson merupakan produk perawatan kulit yang lebih familiar untuk bayi. Bagi masyarakat Indonesia mungkin produk ini pastinya sudah tidak asing lagi , penulis sendiri seringkali melihat produk dari jhonson & jhonson ini digunakan oleh para ibu untuk merawat bayinya dari gatal dan alergi kulit lainnya. Bahkan bedak bayi juga sering digunakan oleh para ibu untuk wajah mereka sendiri dan bagian tubuh yang lain. Para wanita beranggapan bahwa memakai bedak bayi membuat kulit mereka lebih lembut dan terlihat cerah.

Beberapa minggu kebelakang produk ini menjadi kontropesi pasalanya Dr. Daniel Cramer, seorang epidemiologist Amerika menyatakan bahwa setidaknya ada 10.000 wanita yang menderita kanker ovarium yang disebabkan oleh pemakaian bedak bayi yang rutin selama bertahun-tahun. Penemuan ini begitu mengejutkan hingga media mainstream sekelas New York Times pun melalui headlinenya meminta perusahaan besar Johnson untuk mengungkapkan kebenaran di balik produk mereka.

The American Academy of Pediatrics memperingatkan orang tua untuk tidak menggunakan bedak bayi serbuk jenis ini. Mineral yang ada pada bedak sangat mudah terbawa udara hingga terhirup oleh bayi, menyebabkan selaput lendir mereka mengering. Semakin ramainya pemberitaan akan produk dari Jhonson & jhonson ini pastinya menjadikan masyarakat ragu akan kinerja BPOM yang telah mengijinkan produk tersebut marak beredar di pasaran. 
Berikut saya juga menemukan jawabannya dari halaman resmi pom.go.id mengenai produk dari jhonson & jhonson yang beredar di Indonesia.

Penjelasan Badan POM
Mengenai Produk Bedak Bayi Johnson & Johnson yang Diduga Menyebabkan Kanker :
Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media online mengenai produk bedak bayi Johnson & Johnson yang beredar di Amerika yang diduga menyebabkan kanker, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) memberikan penjelasan kepada masyarakat sebagai berikut:
  1.  Bahwa nama produk yang tercantum dalam pemberitaan tersebut adalah Johnson’s Baby Powder Cornstarch with Aloe & Vitamin E dan Johnson’s Baby Powder Calming Lavender & Chamomile.
  2.  Berdasarkan penelusuran database notifikasi kosmetika yang ada di Badan POM, terdapat 9 produk baby powder PT. Johnson & Johnson dari 75 produk baby powder yang ternotifikasi, namun produk baby powder Johnson & Johnson yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut di atas tidak terdapat dalam database notifikasi kosmetika.
  3.  Bahwa komposisi produk baby powder Johnson & Johnson yang ternotifikasi di Badan POM umumnya mengandung talc dengan kadar 98% - 99.83%
  4.  Bahwa sesuai Peraturan Kepala Badan POM RI Nomor 18 Tahun 2015 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika, Lampiran I Daftar Bahan yang diperbolehkan digunakan dalam Kosmetika dengan  pembatasan dan persyaratan penggunaan, talk boleh digunakan pada kosmetika jenis sediaan serbuk untuk anak-anak dan sediaan lainnya, tidak ada pembatasan kadar maksimum penggunaan maupun  persyaratan lainnya, dan pada sediaan serbuk untuk anak-anak harus mencantumkan peringatan “jauhkan serbuk dari mulut dan hidung anak-anak”. 
  5.  Bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena produk baby powder Johnson & Johnson yang ternotifikasi    di Badan POM tidak mengandung bahan dilarang yang dapat memicu kanker.
  6.  Sebagai perlindungan kepada masyarakat, Badan POM akan terus melakukan pengawasan terhadap kemungkinan beredarnya produk yang tidak memenuhi syarat.
  7. Badan POM akan tetap memantau dan mengawasi pemberitaan ini, jika memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center HALOBPOM 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh     Indonesia.
Jakarta, 28 Februari 2015
Biro Hukum dan Humas Badan POM RI
Telepon: 021-4240231  Fax: 021-4209221
Email:  humasbpom@gmail.com

8 komentar

jadi sekarang lebih berhati-hati jika hendak membeli bedak tersebut mas...ya...mengingat kabar yang beredar ada pengguna yang kena kanker karna efek dari bedak ini

Wah...harus hati-hati nich, apalagi bagi orangtua yang sering menggunakan bedak bayi

Semoga BP POM bisa lebih bekerja lagi dalam memantau dan mengawasi produk yg beredar agar masyarakat/konsumen bisa lebih aman

Ya Mas baiknya lebih berhati-hati meskipun badan POM menyatakan aman, dan perlu saya tegaskan juga dibalik kemasan bedak jhonson & jhonson itu ada peringatan, baiknya diperhatikan juga peringatannya jikalau masih memakai bedak ini.

Ya Mas Sonny baiknya orang tua juga bisa lebih teliti akan memilih produk mana yang memang bagus dan aman.

Aaamiiin , semoga saja kita juga bisa membantu peredaran produk yang mungkin bisa merugikan warga negara kita.

Baby oil dan baby cream yang dipake Raisa dari merk ini juga.. Moga aja gak bahaya karena kalau dibuang sayang masih banyak isinya.

Kalau baby oil/babycream mah tidak ada masalah Mba, namun untuk memastikan bisa di cek juga no pom nya. :)


EmoticonEmoticon