04/03/16

Pembalut Yang Baik Untuk Dipakai Saat Menstruasi

Pembalut Yang Baik Untuk Dipakai Saat Menstruasi

Ketika tamu bulanan datang pastinya diperlukan juga pembalut untuk menampung darah haid tersebut. Di era modern ini pembalut memang sudah banyak juga dijual dipasaran dan banyak juga jenisnya, tak jarang hal itu malah membuat kita menjadi bingung akan pembalut yang mana yang benar bagus dan baik untuk dipakai saat haid. Apakah benar Cara memilih pembalut yang baik harus dilarutkan dulu ke air ?

Semakin canggihnya tekhnologi memang menjadikan beragam informasi lebih cepat menyebar dan menjadikan masyarakat mengetahui hal-hal terupdate meskipun masih diragukan kebenarannya.
Memang tidak dipungkiri sudah ramai tersebar di media massa mengenai pemberitaan pembalut yang mengandung klorin. Sebagaimana yang dilansir cnnindonesia.com, YLKI mengumumkan hasil penelitian pembalut yang memiliki kadar klorin dianggap berbahaya. Disebutkan sedikitnya 9 pembalut yang dianggap YLKI berbahaya.
Sandaran YLKI adalah regulasi FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) yang melarang penggunaan klorin  pada pembalut. "Klorin itu terdapat dalam dioksin yang bersifat karsinogenik. Menurut WHO, ada 52 juta berisiko terkena kanker serviks, salah satunya dipicu oleh zat-zat dalam pembalut," jelas Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, demikian yang terlansir dari CNN Indonesia 7 Juli 2015 lalu.

Pada kenyataannya temuan klorin pada pembalut di Indonesia tidak dianggap berisiko oleh Kementerian Kesehatan RI. Sebagaimana diungkapkan Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Maura Linda Sitanggang yang terlansir pada Kompas.com, Selasa (7/7/2015) lalu, bahwa penggunaan klorin pembalut di Indonesia yang memiliki izin edar masih dalam batas aman.
"Yang tidak boleh itu mengandung dioxin dalam pembalut. Dioxin, dalam suhu panas bisa menguap, bisa masuk ke dalam tubuh," jelas Linda sebagaimana terkutip di Kompas. Pun lebih jauh Linda memastikan semua pembalut yang memiliki izin edar di Indonesia bebas dioksin dan aman digunakan.

Dari pihak YLKI sempat juga menyampaikan bahwa terdapat potensi pencetus kanker dari zat kimiawi yang berbahaya pada pembalut.
Benarkah Pembalut Berkimia Berbahaya Pencetus Kanker Serviks? 
Sebagaimana yang kita ketahui bersama, faktor penyebab kanker leher rahim adalah:

  1. Ras
  2. Pola aktivitas seks & reproduksi
  3. Merokok
  4. Penggunaan kontrasepsi pil selama 5 tahun atau lebih
  5. Kondisi penurunan kekebalan tubuh
  6. Infeksi HPV (human papiloma virus)
Lebih lanjut, belum ditemukan hubungan kuat dari bahan kimiawi berbahaya pada pembalut dan pencetus kanker serviks.

Berikut Cara Memilih Pembalut Yang Baik Untuk Dipakai Saat Menstruasi :

Pilih pembalut sesuai dengan kebutuhan.
Pembalut dengan ukuran yang tebal bisa Anda gunakan pada saat volume darah menstruasi banyak atau di malam hari. Beberapa merk juga menyediakan pembalut bersayap, yang bisa membantu pembalut melekat lebih sempurna pada celana dalam dan juga mencegah rembesan yang menodai celana dalam. Perlu diketahui juga bila dipakai terlalu lama, pembalut ini akan berinteraksi terlalu lama pula dengan kulit sekitar daerah kewanitaan serta meningkatkan kelembapan vagina, yang dapat memicu timbulnya alergi, gatal atau pun iritasi. Baiknya tidak lupa mengganti pembalut setiap 3 jam sekali di hari-hari awal menstruasi, dan maksimal 5 jam sekali untuk menghindari timbulnya alergi, gatal ataupun iritasi yang mungkin bisa terjadi.

Pilih yang nyaman dipakai dan tidak mudah mengerut.
Memilih pembalut yang nyaman juga sangat baik untuk menunjang aktivitas anda dan menjaga bergeser dan berakhir dengan kebocoran. Biasakan untuk memilih pembalut yang sesuai dengan bentuk tubuh dan jenis aktivitas Anda. Hemat saya patokan pembalut yang nyaman dipakai adalah pembalut yang tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika pembalut yang dipakai mudah mengerut, maka kebocoran rentan terjadi, sehingga darah bisa tembus kemana-mana.

Pilihlah pembalut berdaya serap tinggi.
Pembalut jenis ini memang sangat cocok apalagi di awal menstruasi yang pastinya akan lebih deras mengeluarkan darah.

Pilihlah pembalut dari bahan sangat lembut dan lentur.
Memilih pembalut dari bahan sangat lembut dan lentur ini akan mengurangi faktor iritasi pada daerah kulit vagina dan juga mengurangi resiko kebocoran.

Kalau Penggunaan Tampon bagaimana?
Memang sih di pasaran terdapat dua jenis alat sanitasi untuk menghadapi menstruasi, ada pembalut dan juga tampon. tampon adalah alat sanitasi berbentuk silinder yang tidak disarankan bagi mereka yang belum menikah, karena cara pemakaian tampon yang dimasukkan ke dalam liang vagina dapat berisiko merusak selaput dara. Bagi mereka yang beraktivitas berat, terutama berhubungan dengan air, tampon mungkin pillihan yang tepat karena sifatnya yang tahan air. Kendati nyaman, seperti tidak memakai alat sanitasi apapun, tampon merupakan salah satu sumber kuman yang baik. Posisinya yang berada di dalam liang vagina, menyerap darah menstruasi selama berjam-jam lamanya, dapat menjadikan tampon yang tidak steril ini menjadi sarang tumbuhnya bakteri dan memicu terjadinya infeksi. Untuk lebih jelasnya mungkin bisa juga anda konsultasikan dengan dokter.

Itu saja yang bisa saya sampaikan mengenai Pembalut Yang Baik Untuk Dipakai Saat Menstruasi semoga bermanfaat.

Baca Juga : 
Makanan Yang Baik Untuk Dikonsumsi Saat Menstruasi
Kenapa Wanita Mudah Marah Saat Menstruasi ?
Mengenal Lebih Jauh Tentang Menstruasi

2 komentar

Saya bacanya rada-rada gimana gitu ya Kang Awan, wkwkwkwkw,,, soalnya about wanita tuh ya,,, kalo cowok mau beli pembalut kayaknya kudu sambil sembunyi-sembunyi hehehehehehehehehehe :) komplit pokoknya ulasan mengenai pembalutnya nih Kang Awan.. hehehehehehehe :)

Yaa untuk menambah pengetahuan aja Kang Diar karena kemarin-kemarin juga pernah ramai dibicarakan masalah pembalut yang dianggap berbahay oleh YLKI, semoga dengan artikel ini bisa memberi jawaban :)


EmoticonEmoticon